Pembahasan Lengkap Generator dan Genset


Generator adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengkonversi energi mekanik (putaran rotor) menjadi energi listrik. Untuk menggerakkan rotor pada generator ini bisa menggunakan bahan bakar fossil seperti solar dan bensin atau bisa menggunakan energi alami seperti aliran air atau hembusan angin.

Genset yang paling banyak digunakan di masyarakat Indonesia adalah genset dengan bahan bakar fossil yaitu bensin atau solar. Jadi bahan bakar tersebut digunakan untuk memutar rotor pada generator. Putaran rotor itulah yang akan dikonversi menjadi energi listrik.

Genset atau Generator Set ini biasanya dipasang di dalam rumah dan digunakan ketika listrik PLN sedang padam sehingga penggunaan energi listrik untuk sementara di supply oleh genset.

Fungsi generator

Seperti saya jelaskan di atas, fungsi generator set atau fungsi genset ini untuk mengkonversi energi mekanik dari putaran rotor menjadi energi listrik.

Akan tetapi kalau kita berbicara Kegunaan genset ini bisa digunakan untuk keperluan : 
1. Menggantikan Listrik PLN Ketika sedang terjadi pemadaman
Ketika terjadi pemadaman listrik kita bisa menyalakan genset ini agar listrik dirumah tetap menyala. Biasanya ditambahkan ATS (Automatic Transfer Switch) pada genset ini sehingga begitu terjadi pemadaman listrik PLN, Maka listrik dapat langsung dialihkan ke Genset.

2. Membuat industri tetap beroprasi ketika terjadi pemadaman listrik
Untuk industri atau pabrik, pemadaman listrik PLN merupakan suatu mimpi buruk yang menakutkan. Oleh karena itu setiap pabrik biasanya sudah menyiapkan genset sendiri agar ketika terjadi pemadaman listrik, industri tetap bisa beroprasi dan melakukan produksi barang.

Bagian bagian genset

1. Mesin atau Engine
Mesin ini merupakan bagian pada generator yang didalamnya terdapat sebuah tabung silinder dan penggerak mula atau poros engkol. Di dalam tabung silinder inilah terjadi ledakan injeksi bahan bakar untuk menggerakkan poros engkol.
 
Jadi poros engkol inilah yang nantinya akan bergerak keatas dan kebawah dikarenakan injeksi bahan bakar tersebut di dalam tabung silinder. Kemudian poros engkol ini akan terhubung ke rotor pada alternator.

2. Alternator
Altenator ini merupakan sebuah bagian yang terdiri dari rotor (bagian yang berputar) dan stator (bagian yang diam). Jadi rotor ini akan berputar ketika poros engkol pada mesin / engine bergerak. Fungsi dari alternator ini adalah untuk mengkonversi energi mekanik (putaran rotor) menjadi energi listrik.

3. Tangki Bahan Bakar
Tangki Bahan bakar ini digunakan sebagai penyimpan bahan bakar dan terdapat alat khusus yang akan menginjeksi bahan bakar tersebut ke tabung silinder. Tabung silinder ini adalah tempat pembakaran bahan bakar untuk menggerakkan poros engkol.

4. Exhaust Cooling System atau Sistem Pendingin
Pada genset dengan pembangkitan listrik yang berdaya besar, dibutuhkan sistem pendingin yang bagus agar alternator dan mesin tidak overheat / kepanasan yang menyebabkan performa generator menurun. Pendingin ini bisa berupa kipas yang mengarah langsung ke mesin dan alternator.

5. System Lubrican atau Sistem Pelumas
Pada genset tertentu yang berdaya besar, pelumas ini juga sangat diperlukan. Pelumas ini mempunyai dua fungsi yaitu sebagai pendingin mesin pada generator dan untuk mengurangi getaran mesin ketika berputar. 

Jadi cara kerja dari sistem lubrican ini adalah :
Terdapat suatu bak atau penyimpanan minyak pelumas di dalam generator kemudian minyak pelumas tersebut akan disedot dan disalurkan ke bagian - bagian mesin tertentu dan akan kembali lagi ke bak minyak. Siklus tersebut akan terus terulang selama generator dinyalakan.


6. Baterai
Baterai ini digunakan sebagai pembangkit medan magnet pada alternator. Jadi untuk membangkitkan medan magnet tersebut stator perlu dialiri arus DC dari baterai. Baterai yang digunakan ini biasanya berupa aki.

7. Control Panel
Control panel adalah sebuah papan yang terdapat tombol -tombol yang digunakan untuk mengatur beberapa keluaran generator seperti tegangan dan daya. Selain itu pada control panel ini juga terdapat Circuit Breaker yang digunakan untuk mengamankan generator ketika terjadi overload (beban berlebih) atau short circuit (korslet).

8. Kerangka / Frame 
Kerangka ini digunakan sebagai penyangga semua komponen yang ada di dalam generator. Selain itu kerangka ini juga digunakan sebagai pengaman dimana akan dihubungkan dengan grounding sistem. Hal tersebut bertujuan agar ketika terjadi beban berlebih maka arus listrik akan langsung dialirkan ke tanah.

Jenis Genset


Genset ini dapat dibedakan berdasarkan energi yang digunakan untuk menggerakkan "prime mover" atau poros engkol pada mesin, yaitu :

Genset Diesel
Genset bahan bakar diesel ini paling populer dan banyak digunakan. Hal tersebut dikarenakan bahan bakar diesel lumayan murah dan terjangkau. Energi yang dibangkitkan oleh genset ini sangat bervariasi yaitu dari yang genset mini 1kW sampai yang ukuran besar 10kW.

Genset Bensin
Genset bahan bakar bensin ini salah satu genset yang cukup sering digunakan di masyarakat. Hal tersebut dikarenakan harga genset ini lumayan terjangkau dan bahan bakar bensin pun bisa didapatkan dimanapun. Genset bensin ini juga memiliki kapasitas produksi daya listrik yang bervariasi dari yang kecil 1kW sampai 10kW. 

Genset Gas
Genset jenis ini menggunakan bahan bakar gas sebagai penggerak turbin. Gas yang digunakan bisa gas LPG (Liquid Petroleum Gas) yang biasanya untuk masak atau gas dari alam yaitu CNG (Compressed Natural Gas). Genset jenis ini relatif mahal di pasaran sehingga tidak banyak orang yang menggunakannya.

Genset portable
Sesuai dengan namanya genset ini bisa dibawa kemana - mana karena bentuknya yang kecil, simpel dan praktis. Genset portable ini biasanya hanya berdaya 1000 Watt atau 1 Kilo Watt. Bahan bakar yang digunakan biasanya adalah bensin dan solar.

Genset Turbin
Genset turbin ini sudah bukan lagi genset rumahan dikarenakan daya yang dihasilkan oleh genset ini sudah bisa untuk memenuhi listrik satu desa atau bahkan kota kecil. Di Indonesia sendiri genset jenis ini biasanya hanya dimiliki oleh PLN seperti Pada PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Angin), PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu / Air), PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) dan lain lain.

Belum ada Komentar untuk "Pembahasan Lengkap Generator dan Genset"

Posting Komentar

Mohon berkomentar dengan baik dan sopan.

- Admin berhak menghapus komentar yang tidak pantas.
..(Mengandung kata kasar dan SARA).
- Dilarang menaruh Link di kolom komentar.
- Dilarang SPAM

Terimakasih sudah berkunjung.....
Mari Berdiskusi di Kolom Komentar......