Resistansi Listrik adalah

Pada dunia kelistrikan diketahui ada tiga parameter pengukuran dasar yaitu Tegangan, Arus dan Resistansi. Ke-tiga parameter tsb merupakan konsep dasar dari kelistrikan. Oleh karena itu kita harus memahami tiga parameter tsb.


resistansi adalah

Resistansi adalah suatu gaya yang dapat mengurangi atau bahkan menghentikan aliran elektron. Seperti yang kita ketahui bahwa listrik disebabkan oleh muatan elektron yang terus mengalir.

Resistansi juga dapat diartikan sebagai perbandingan antara tegangan (Beda Potensial) dengan Arus yang melewati konduktor sebagaimana rumus  R = V / I. 

Akan tetapi pada prakteknya semakin besar sumber tegangan (Volt) maka arus yang dihasilkan juga akan semakin besar. Oleh karena itu Resistansi tidak dipengaruhi oleh besar arus dan tegangan.

Konsep awal dari resistansi listrik ini diambil dari Hukum Ohm. Hukum ini ditemukan oleh seorang fisikawan jerman bernama George Simon Ohm pada tahun 1825 dan dipublikasikan melalui sebuah jurnal berjudul "the galvanic circuit investigated mathematically" pada tahun 1827.

Bunyi hukum Ohm
"Kuatnya arus listrik yang mengalir pada suatu beban listrik atau penghantar berbanding lurus dengan tegangan listrik akan tetapi berbanding terbalik dengan hambatan"

Resistansi Pada Suatu Penghantar

Seperti yang sudah saya jelaskan di atas bahwa resistansi tidak ada hubungannya dengan arus dan tegangan. Resistansi hanya dipengaruhi oleh 3 hal yaitu :

1. Panjang Penghantar
2. Luas Penghantar
3. Bahan Penghantar

Makin panjang pengahantar / kawat - Semakin besar nilai resistansinya.
Makin Luas penampang penghantar - Semakin kecil nilai resistansinya 

Inilah alasan kenapa kabel pada tiang listrik dibuat besar dan tebal karena untuk mengurangi resistansi pada penghantar kabel itu sendiri.

Karena jenis bahan penghantar juga mempengaruhi resistansi maka diketahuilah sebuah konstanta baru yaitu hambatan jenis (ρ).

Resistansi ini juga berbanding lurus dengan jenis bahan (Hambatan jenis) oleh karena itu secara matematika diperoleh rumus : 

R = ρ x L / A 
R = Resistansi (Ohm)
ρ = hambatan jenis (ohm/m)
A = Luas Penampang ()
L = Panjang Penampang ()

Satuan untuk mengukur hambatan listrik adalah Ohm, Untuk mengukur nilai hambatan dari suatu konduktor kita bisa menggunakan Ohm Meter , Multimeter dan alat ukur kelistrikan lainnya.

Resistansi Pada Resistor

Pada bidang elektronika ada suatu komponen yang memiliki fungsi untuk menghambat listrik (resistansi), komponen tsb bernama resistor. Komponen elektronika ini digunakan hampir di semua peralatan elektronik pada saat ini. Resistor ini dibuat dari berbagai macam bahan, ada yang dibuat dari keramik, karbon, film karbon dan bahan-bahan lainnya.

Resistor dibagi menjadi 4 berdasarkan fungsinya yaitu :

1. Fixed Resistor
2. Variable Resistor
3. Light Dependent Resistor
4. Thermal Resistor



Belum ada Komentar untuk "Resistansi Listrik adalah"

Posting Komentar

Mohon berkomentar dengan baik dan sopan.

- Admin berhak menghapus komentar yang tidak pantas.
..(Mengandung kata kasar dan SARA).
- Dilarang menaruh Link di kolom komentar.
- Dilarang SPAM

Terimakasih sudah berkunjung.....
Mari Berdiskusi di Kolom Komentar......

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel