Pembahasan Light Dependent Resistor (LDR)

Light Dependent Resistor adalah sebuah resistor yang sangat peka terhadap cahaya. Resistor jenis ini hambatan / resistansi-nya (dalam satuan ohm (Ω)) sangat dipengaruhi oleh intensitas cahaya yang diterimanya.

Jadi ketika LDR menerima intensitas cahaya yang cukup maka resistansinya akan meningkat (menjadi besar) dan sebaliknya apabila LDR tidak mendapatkan intensitas cahaya maka resistansinya akan sangat kecil (menurun).

Bentuk dan Simbol LDR

gambar dan simbol ldr
Bentuk LDR memang berbeda dibandingkan dengan resistor pada umumnya dimana memiliki bentuk lonjong dan memanjang. Jadi permukaan LDR (lihat gambar diatas) itulah yang menentukan resistansi yang akan terbentuk oleh LDR berdasarkan intensitas cahaya yang diterima.

LDR yang tersedia di pasaran ini bergantung dari ukuran diameter permukaannya ada yang 5mm,7mm, 10mm, 12mm, 20mm dan seterusnya.

Cara Kerja LDR

Pada dasarnya LDR ini terbuat dari campuran bahan semikonduktor seperti kadnium sufida. Jadi ketika LDR menerima intensitas cahaya dalam jumlah besar maka bahan semikonduktor tsb akan menghasilkan elektron bebas dengan jumlah yang relatif banyak. Artinya pada saat LDR menerima cahaya dalam jumlah banyak maka akan ada banyak elektron untuk mengangkut muatan elektrik.

Seperti kita ketahui listrik terbentuk karena elektron yang terus bergerak / mengalir. Artinya LDR akan mengalirkan banyak arus listrik karena banyaknya elektron bebas.

Sebaliknya ketika LDR tidak menerima intensitas cahaya yang cukup maka bahan semikonduktor tsb akan menghasilkan elektron bebas dalam jumlah sedikit. Hal tsb mengakibatkan arus yang mengalir melewati LDR akan sangat kecil.

Aplikasi LDR dan Fungsi LDR

LDR ini dapat berfungsi sebagai sensor cahaya pada rangkaian elektronika. Contohnya pada rangkaian lampu otomatis dan lampu taman. Untuk membuat lampu otomatis pada lampu taman biasanya LDR ini dipadukan dengan Relay (Saklar Otomatis).

Jadi ketika malam hari resistansi dari LDR akan sangat rendah karena tidak adanya cahaya. Hal tsb mengakibatkan arus mengalir ke Relay dan mengakibatkan relay aktif. Kemudian Relay akan berfungsi sebagai saklar tertutup yang mengalirkan arus ke lampu dan mengakibatkan lampu menyala.

Sebaliknya ketika siang hari resistansi pada LDR akan sangat tingga bahkan mencapai nilai maksimalnya. Hal tsb mengakibatkan arus tidak bisa melewati relay sehingga lampu tetap mati. 

Untuk mengatur kepekaan LDR biasanya dihubungkan dengan potensio-meter atau resistor variable lainnya.

Mengukur resistansi LDR

Untuk membuktikan apakah benar ketika intensitas cahaya yang diterima LDR besar maka resistansinya akan turun atau tidak kita bisa mengujinya menggunakan alat ukur Multimeter atau AVO meter  caranya sbb :

1. Ketika diberikan intensitas cahaya
mengukur ldr

  • Arahkan selector pada multimeter ke pengukuran ohm (Ω).
  • Hubungkan kedua probe multimeter (merah dan hitam) ke kaki LDR
  • Lihat tahanan ohm (Ω) nya berapa dan catat
  • Nyalakan senter dan arahkan tepat di permukaan LDR
  • Lihat perbedaan nilai ohm (Ω) nya

2. Tidak diberikan intensitas cahaya
gambar mengukur ldr

  • Matikan senter
  • Arahkan selector pada multimeter ke pengukuran ohm (Ω).
  • Hubungkan kedua probe multimeter (merah dan hitam) ke kaki LDR
  • Lihat tahanan ohm (Ω) nya berapa dan catat
  • Bandingkan dengan nilai tahanan sebelumnya

Note :
Nilai resistansi pada LDR bahkan dapat mencapai 200 Kilo Ohm (kΩ) pada kondisi gelap dan menurun hingga 500 Ohm (Ω) pada Kondisi Cahaya Terang.

Belum ada Komentar untuk "Pembahasan Light Dependent Resistor (LDR)"

Posting Komentar

Mohon berkomentar dengan baik dan sopan.

- Admin berhak menghapus komentar yang tidak pantas.
..(Mengandung kata kasar dan SARA).
- Dilarang menaruh Link di kolom komentar.
- Dilarang SPAM

Terimakasih sudah berkunjung.....
Mari Berdiskusi di Kolom Komentar......

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel