Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Aktuator adalah

Aktuator adalah

Aktuator adalah sebuah alat yang digunakan sebagai penggerak atau pengontrol suatu mekanisme tertentu. Mekanisme yang dimaksud bisa merupakan suatu sistem kontrol atau sistem otomasi di industri.

Contoh dari aktuator ini seperti relay, pneumatik, motor, conveyor dan lain lain. Kenapa peralatan diatas disebut sebagai aktuator, karena berperan sebagai penggerak mekanis dan pengontrol pada sistem kendali atau otomasi di industri. Lawan dari aktuator adalah sensor yang digunakan untuk melakukan pengukuran dengan parameter tertentu misalkan suhu, kelembaban, ketinggian, tekanan dan lain lain.


Fungsi aktuator di industri :

  • Sebagai Penggerak mekanis pada sistem kontrol dan otomasi
    Misalnya pada industri minuman menggunakan sistem otomasi untuk pemasangan tutup botol minumal tersebut
    Terlihat pada gambar diatas bahwa terdapat dua buah aktuator yang digunakan yaitu pneumatik dan conveyor.
    - Jadi ketika sensor mendeteksi adanya botol minuman, maka conveyor akan berhenti bergerak.
    - Kemudian pneumatik akan mendorong ke bawah untuk memasangkan tutup botol minumal tsb.
    - Setelah itu conveyor kembali bergerak dan ketika sensor mendeteksi adanya botol maka conveyor akan kembali berhenti dan pneumatik memasang tutup botol tsb.
    - Skema ini akan berlangsung secara terus - menerus dan berulang.
    - Ini merupakan otomasi industri yang digunakan di manufaktur minuman.

  • Sebagai pengontrol sistem
    Misalnya pada suatu rangkaian motor listrik yang digunakan untuk menggerakan konveyor. Konveyor ini merupakan suatu alat yang digunakan untuk memindahkan barang.
    Biasanya di industri untuk mematikan dan menyalakan motor untuk menggerakan conveyor pada sistem otomasi, yaitu menggunakan relay atau kontaktor sebagai saklar. Jadi ketika relay aktif maka motor akan menyala dan ketika relay tidak aktif maka motor akan mati.

Cara Kerja Aktuator

Pada dasarnya banyak sekali jenis dan variasi dari aktuator ini mulai dari hidrolik, pneumatik, motor, relay, dan lain lain. Akan tetapi kami akan memberikan contoh cara kerja aktuator pneumatik.

Pneumatik merupakan suatu aktuator yang digunakan untuk mendorong atau menekan suatu benda. Aktuator jenis ini memanfaatkan tekanan udara sebagai penggeraknya. 

Jadi cara kerjanya adalah :
  1. Terlihat pada gambar bahwa aktuator jenis ini memanfaatkan tekanan udara untuk mendorong pipa besi.
  2. Tekanan udara ini dihasilkan oleh sebuah alat yang disebut kompresor
  3. Kompresos digunakan untuk mengirup udara bebar dan memadatkannya kemudian dialirkan ke pneumatik
  4. Jadi ketika udara mengalir ke bagian B maka pneumatik akan mendorong maju
  5. Akan tetapi ketika udara mengalir ke bagian A maka pneumatik akan mendorong mundur.
  6. Seperti itu cara kerja aktuator pneumatik.


Contoh Aktuator

1. Relay

Relay merupakan suatu alat yang digunakan untuk menghubungkan dan memutus arus listrik. Relay ini memanfaatkan gaya elektromagnetik untuk bisa membuka dan menutup kontak saklar, sehingga saklar jenis ini dapat dikendalikan.

Pada dasarnya relay ini merupakan saklar pada umumnya, akan tetapi yang membedakan adalah relay ini dapat dikontrol menggunakan suatu rangkaian tertentu untuk menghubungkan atau memutus arus listrik.


2. Motor Listrik DC dan AC

Motor ini digunakan untuk berbagai macam fungsi di industri antara lain; sebagai mesin pengaduk pada industri makanan, sebagai penggerak konveyor untuk memindahkan barang, sebagai penggerak peralatan tertentu menggunakan motor servo dan lain lain.


3. Pneumatik

Pneumatik merupakan suatu alat yang digunakan untuk mendorong atau menekan suatu barang. Pneumatik ini memanfaatkan tekanan udara sebagai penggeraknya.


4. Hidrolik

Sama seperti pneumatik, hidrolik ini juga digunakan untuk mendorong / menekan suatu benda. Akan tetapi perbedaannya adalah hidrolik menggunakan tekanan udara sebagai tenaga penggerak.

Posting Komentar untuk "Aktuator adalah"