Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Rangkaian Pengunci Pada Kontaktor dan Relay

Rangkaian Pengunci

Rangkaian pengunci adalah sebuah rangkaian yang menggunakan saklar elektromagnetik seperti relay dan kontaktor dimana salah satu kontak saklarnya digunakan sebagai pengunci kondisi rangkaian.

Terlihat pada gambar diatas terdapat kontak saklar 1 - 5 yang digunakan sebagai pengunci kondisi rangkaian. Maksudnya adalah pengunci aliran arus agar tetap dapat mengalir ke koil. 

Koil ini merupakan pengendali semua kontak saklar karena ketika koil dialiri arus listrik maka akan menjadi magnet induksi dan menarik semua kontak saklar. Hal tersebut membuat kontak saklar yang awalnya terbuka menjadi tertutup dan sebaliknya yang awalnya tertutup menjadi terbuka.


Kemudian seperti dijelaskan diatas untuk membuat rangkaian pengunci ini maka kita bisa menggunakan saklar yang digerakkan oleh magnet induksi seperti relay dan Kontaktor. Maka dari itu kami membagi rangkaian pengunci ini menjadi dua jensi yaitu rangkaian pengunci relay dan rangkaian pengunci kontaktor.


Rangkaian Pengunci Pada Relay

Relay sebagai pengunci rangkaian
Relay merupakan salah satu jenis kontaktor elektromagnetik dimana kontak saklar-nya digerakkan oleh koil yang dapat berubah menjadi magnet ketika dialiri oleh arus listrik.
Cara Kerja Relay Sebagai Pengunci Rangkaian
Terlihaat pada gambar diatas bahwa ketika koil (7 - 8) pada relay dialiri oleh arus listrik maka kan menjadi magnet yang akan menarik semua kontak saklar. Hal tersebut membuat posisi kontak saklar menjadi berubah dimana :
  1. Kontak saklar yang awalnya terbuka (tidak terhubung) menjadi tertutup atau terhubung
  2. Kontak saklar yang awalnya tertutup (tidak terhubung) menjadi terbuka atau tidak terhubung

Kemudian Berikut adalah Rangkain Pengunci Sederhana

Rangkaian Pengunci Relay
Berdasarkan penjelasan diatas bagaiaman Cara Kerja Relay, tentu rangkaian diatas sangat mudah sekali untuk dipahami dimana :
  1. Ketika tombol start ditekan maka arus listrik akan mengalir ke koil
  2. Hal tersebut membuat koil menjadi magnet dan akan menarik semua kontak saklar
  3. Kontak saklar yang awalnya terbuka menjadi tertutup dan sebaliknya kontak saklar yang awalnya terutup menjadi terbuka
  4. Kemudian kontak Saklar (1 - 5) digunakan sebagai "pengunci rangkaian" agar arus listrik tetap mengalir ke koil sehingga posisi kontak saklar tetap seperti itu.
  5. Hal tersebut membuat lampu H2 menyala dan lampu H1 mati.

Rangkaian Pengunci Pada Kontaktor

Kontaktor adalah sebuah saklar elektromagnetik dimana kontak saklarnya digerakkan oleh koil yaitu sebuah komponen yang akan menjadi magnet apabila dialiri oleh arus listrik.
Kontaktor sebagai pengunci rangkaian
Pada dasarnya cara kerja dari kontaktor ini sama persis seperti relay, akan tetapi mempunyai kemampuan hantar arus yang lebih besar karena didesain untuk dihubungkan ke beban motor listrik yang membutuhkan daya yang sangat besar.

Kemudian berikut adalah rangkaian pengunci menggunakan kontaktor !!!
Rangkaian Pengunci Kontaktor
Terlihat pada gambar diatas bahwa terdapat rangkaian pengunci sederhana yang menggunakan Kontaktor sebagai Saklar Elektromagnetik. Jadi kontak saklar (13 - 14) digunakan sebagai "pengunci rangkaian" yang akan menghubungkan arus listrik ke koil (K1). 

Penjelasan Rangkaian diatas !! :

  1. Terlihat pada rangkaian diatas terdapat rangkaian kontrol dan rangkaian daya
  2. Rangkaian kontrol digunakan untuk mengendalikan keseluruhan rangkaian, sementara itu rangkaina daya digunakan untuk menghubungkan beban motor
  3. Jadi rangkaian diatas adalah satu rangkaian secara keseluruhan dimana hanya menggunakan satu buah kontaktor
  4. Kemudian kaki (95 - 96) merupakan komponen TOR yang digunakan sebagai pengaman rangkaian

Jadi cara kerja dari rangkaian tsb adalah sebagai berikut :
  1. Pertama !!! Ketika tombol Start ditombol maka arus listrik akan mengalir ke Koil (A1 - A2)
  2. Akan tetapi kondisi ini hanya sementara karena saat tombol Start dilepas maka arus listrik tidak akan mengalir ke Koil (A1 - A2) lagi.
  3. Untuk itu diperlukan kontak saklar yang digunakan sebagai "pengunci" rangkaian yang akan menghubungkan arus listrik ke koil (A1 - A2)
  4. Jadi Kontak saklar 13 - 14 ini digunakan sebagai "pengunci" rangkaian
  5. Kemudian cara kerjanya adalah kontak "pengunci" rangkaian (13 - 14) akan menutup sendiri ketika Koil (A1 - A2) dialiri oleh arus listrik
  6. Hal tersebut disebabkan karena, ketika koil dialiri arus listrik akan menjadi magnet induksi yang akan menarik semua kontak saklar.

    Cara Kerja Self Holding

  7. Hal tersebut membuat semua kontak saklar yang awalnya tertutup menjadi terbuka dan sebaliknya kontak saklar yang awalnya terbuka menjadi tertutup
  8. Kemudian kontak saklar "pengunci" (13 - 14) ini menjadi pengunci rangkaian sehingga arus listrik bisa terus mengalir ke koil (A1 - A2).
  9. Karena perubahan kondisi kontak saklar tersebut membuat lampu H2 (Hijau) menyala dan Motor Menyala
  10. Selain itu Lampu H1 (Merah) mati karena tidak dialiri oleh arus listrik.
  11. Kemudian ketika tombol stop ditekan maka arus listrik yang mengalir ke koil (A1 - A2) menjadi terputus sehingga posisi kontak saklar kembali ke posisi semula
  12. Hal tersebut membuat Lampu H1 (Merah) menyala, lampu H2 (Hijau) mati dan Motor mati.

Sekian penjelasan dari kami....
Jika ada masih bingung....??? Silahkan bertanya di kolom komentar.... pasti kami jelaskan dan kami bantu untuk pemahaman yang lebih baik....

Terimakasih !!!

Posting Komentar untuk "Rangkaian Pengunci Pada Kontaktor dan Relay"